Langsung ke konten
Berita

Pj. Wali Kota Batu Dr. Aries Bersama Kepala OPD Kunjungi Anak Asuh Balita Stunting

2 menit baca
80x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Pj. Wali Kota Batu Dr. Aries Bersama Kepala OPD Kunjungi Anak Asuh Balita Stunting

MALANG NEWS – Pj. Wali Kota Batu Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M bersama Sekda…

MALANG NEWS – Pj. Wali Kota Batu Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M bersama Sekda Pemkot Batu Drs. Zadiem Efisiensi, M.Si dan 38 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batu, kompak turun ke lapangan untuk mengunjungi anak-anak balita stunting di Kota Batu, pada Kamis (2/2/2024). Balita yang mereka kunjungi adalah para balita yang menjadi anak asuh masing-masing.

Didampingi langsung oleh petugas kesehatan setempat, kunjungan ini bertujuan untuk mengecek kembali kondisi dari anak-anak balita stunting tersebut.

Baca Juga
Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Berita

Selain melihat langsung kondisi si balita, mereka juga memberikan edukasi kepada orangtua balita terkait dengan pola asuh anak. Termasuk juga imbauan untuk meningkatkan sanitasi.

Seperti diketahui, setidaknya ada 38 instansi vertikal yang telah berkomitmen untuk menjadi orangtua asuh bagi balita stunting di Kota Batu. Hal ini sebagai upaya mempercepat penanganan stunting di Kota Batu. Pencanangan program orang tua asuh ini dilakukan di Balai Desa Oro-Oro Ombo pada Selasa 18 Juli 2023 lalu.

Pj. Wali Kota Batu Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M menjelaskan, program ini menjadi salah satu wujud kehadiran pemerintah untuk masyarakat.

Baca Juga
12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

Berita

“Pemerintah sangat terbantu dengan partisipasi dari berbagai instansi dalam menangani stunting,” terangnya.

Data Dinas Kesehatan menunjukkan, prevalensi stunting Kota Batu berdasarkan bulan timbang 2020 adalah sebesar 14.83 persen, tahun 2021 ada di angka 14,4 persen, 2022 turun di angka 13,8 persen, dan berdasarkan data bulan timbang Februari 2023 angka stunting di Kota Batu sudah mencapai 13,2 persen. Bahkan, pada Desember 2023, prevalensi balita stunting di Kota Batu sudah 12,16 persen.

“Pencapaian ini tidak lepas dari berbagai intervensi yang telah dilakukan oleh TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kota Batu, serta upaya-upaya pendampingan yang dilakukan oleh instansi vertikal yang menjadi orang tua asuh,” kata Aditya Prasaja, Kepala DP3AP2KB Pemkot Batu.

Baca Juga
Korban Terpeleset di Sungai Ratusan Warga Kaliputih Antar ke TPU

Korban Terpeleset di Sungai Ratusan Warga Kaliputih Antar ke TPU

Berita

Dirinya juga menegaskan, bahwa pencegahan peningkatan angka stunting sangat penting.

“Fokus pada asupan nutrisi pada bayi usia 1-8 bulan menjadi salah satu upaya kunci, untuk mencegah terjadinya stunting pada bayi, agar angka stunting tidak bertambah,” tandas Aditya Prasaja. (Zul)

AD 728x90 — Landscape
E

Ditulis oleh

Edo Rabmadhani

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.