Kipa Ilakes, Paolo Fest Hibur Pengunjung dengan Konsep Barbie
MALANG NEWS – Boneka barbie menjadi konsep Manajemen Paolo Fest dalam memanjakan para wisatawan yang…
MALANG NEWS – Boneka barbie menjadi konsep Manajemen Paolo Fest dalam memanjakan para wisatawan yang berkunjung. Pasalnya, seperti yang diketahui bahwasanya film Barbie 2023 telah memunculkan sebuah tren meme baru dengan tagline-nya, yaitu ‘She’s everything, he’s just Ken’.
Selain itu, film Barbie 2023 yang telah tayang pada 19 Juli lalu nyatanya mampu menyedot animo masyarakat bagi para pecinta boneka Barbie, dan tak tanggung-tanggung bahkan hingga sampai seantero negeri.
Kini, setelah film hingga berbagai poster dan pernak pernik boneka Barbie digandrungi para pecintanya, pun saat ini seolah menjadi magnet tersendiri dalam hal promosi mendatangkan wisatawan.
Seperti halnya yang dilakukan pihak manajemen Paolo Fest yang berlokasi di Jalan Gondorejo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.
Marketing Manager Paolo Fest Tri Kristanto mengakui, jika pihaknya sengaja mengkonsep Paolo Fest dengan pernak pernik boneka Barbie dengan maksud dan tujuan, agar para pecinta boneka asal negeri Paman Sam Amerika Serikat yang berkunjung ke Paolo Fest merasa terkesan dan memorable.
“Kami sengaja berkolaborasi dengan para kolektor boneka Barbie dari Kota Malang dan Kota Batu, hingga Jakarta, seperti yang bisa kita lihat mulai dari depan dan dalam itu juga ada boneka Barbienya yang semuanya asli didatangkan dari luar negeri dengan total 20 boneka,” kata Tri kepada awak media, pada Jumat (11/8/2023) malam.
Dirinya menambahkan, jika pihaknya selalu berinovasi dalam memanjakan para wisatawan yang berkunjung ke Paolo Fest.
“Dan yang terbaru dalam rangka memperingati hari film Barbie yang tengah di remake ulang di bioskop, karena saat ini filmnya sedang naik atau viral. Kita sengaja membawa ke Paolo Fest selama tiga hari terhitung pada hari ini Jumat, Sabtu dan Minggu,” imbuhnya.
Tak hanya itu, dirinya juga mengaku, jika para staf, security hingga customer, band dan Dj serta para pecinta boneka Barbie juga memakai baju dengan nuansa warna pink seperti layaknya kostum yang identik dipakai boneka Barbie.
“Ya, itu karena boneka Barbie sendiri memang bajunya berwarna pink. Selain itu, kami manajemen Paolo Fest juga menyediakan foto both bagi para wisatawan yang berkunjung, dengan harapan dapat berkesan dan kembali mengunjungi Paolo Fest lagi,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan Asisten Manager Paolo Fest Dony Peloni Lingga, jika pihak manajemen Paolo Fest mendesain sedemikian rupa dengan nuansa boneka Barbie.
“Selain itu untuk Dj Sivana dan band Domino yang perform, mereka juga mempromosikan Paolo Fest dengan adanya konsep boneka Barbie yang ada di sini agar para wisatawan yang berkunjung dapat merasa terhibur dan puas,” tukas Dony.
Iapun juga menyarankan kepada para calon customer Paolo Fest yang akan berkunjung, untuk dapat sesegera mungkin melakukan reservasi terlebih dahulu agar kebagian tempat.
“Itu karena pada puncaknya kita pada hari Sabtu besok, juga menghadirkan Dj Sivana dan Dj Naomi. Jadi, pantengin aja Instagram kami Paolo Fest untuk selalu mendapatkan informasi yang pastinya terupdate ya,” pungkas Dony.
Sementara itu, Nina Irawati dari Andini Florist juga menyampaikan, jika pihaknya dengan mengumpulkan para kolektor pecinta boneka Barbie baik dari Kota Batu dan Kota Malang berkolaborasi bersama dengan Polo Fest, untuk turut serta meramaikan even tersebut.
“Karena kebetulan kami punya komunitas boneka Barbie, jadi kami sengaja mengumpulkan koleksi kami (boneka Barbie-red) untuk berkolaborasi bersama dengan Paolo Fest, ya tujuannya untuk meramaikan even Barbie ini,” papar Nina sapaan akrabnya.
Terpisah, salah seorang pengunjung asal Kota Malang Kumala Sari (25) mengaku sangat senang dan terhibur sekali dengan konsep boneka Barbie yang di suguhkan Manajemen Paolo Fest.
“Wah keren banget mas, selain ada boneka Barbie yang dipajang disini (Paolo Fest-red) juga ada foto bothnya juga, dan kebetulan saya mulai dari kecil memang suka sekali dengan boneka Barbie. Tadi, juga sempat foto-foto juga sih bersama dengan teman-teman, so pokoknya the best banget lah,” tutur mahasiswi semester ganjil ini.
Tak lupa, dirinya juga berharap, agar pihak Manajemen Paolo Fest selalu menghadirkan inovasi yang terbaru untuk memanjakan pengunjung.
“Kalau ditanya harapan ya tentunya Paolo Fest harus selalu melakukan inovasi yang baru, agar kami sebagai pengunjung disini dapat merasa terhibur dengan berbagai sajian kuliner dan juga penampilan band dan juga Dj. Semoga ke depan, Paolo Fest dapat selalu update informasi terus,” tandas mahasiswi fakultas ilmu ekonomi di salah satu universitas swasta ini.
Sebagai informasi, film Barbie menceritakan tentang kehidupan para Barbie di Barbie Land dengan keunikan karakternya masing-masing. Di tempat tersebut, para perempuan dipanggil Barbie sedangkan laki-laki dipanggil Ken.
Barbie dengan peran utama Margot Robbie dan Ken dengan peran utama Ryan Gosling menjalani kehidupannya di Barbie Land dengan penuh kebahagiaan dan berwarna hingga tampak sempurna.
Barbie hidup layaknya boneka Barbie dengan kaki yang selalu berjinjit. Tidak hanya itu, Barbie juga berpenampilan yang menarik dan berglitter.
Namun pada suatu hari, kaki Barbie tersebut berubah menjadi datar sehingga tidak lagi berjinjit. Ia juga tidak memiliki kemampuan untuk terbang lagi saat keluar rumah.
Oleh sebab itu, Barbie akhirnya diusir dari Barbie Land lantaran dianggap tidak normal. Barbie pun pergi bersama Ken dengan mobil merah muda ke dunia nyata.
Saat berada di dunia nyata, mereka segera menemukan kegembiraan. Namun, keberadaan Barbie di dunia nyata disadari oleh beberapa orang sehingga membuat mereka dihantui bahaya hidup di antara manusia. (Dec)
Ditulis oleh
Edo Rabmadhani