Langsung ke konten
Berita

Bantu Kendala Pencatatan Keuangan UMKM, FISIP UB Malang Lakukan Ini

2 menit baca
59x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Bantu Kendala Pencatatan Keuangan UMKM, FISIP UB Malang Lakukan Ini

MALANG NEWS – Selama ini berdasarkan penelitian ada sejumlah kelemahan pelaku usaha mikro, dan kecil…

MALANG NEWS – Selama ini berdasarkan penelitian ada sejumlah kelemahan pelaku usaha mikro, dan kecil menengah (UMKM) terkait masalah pencatatan. Banyak pelaku usaha UMKM menilai hal itu tidak berguna. Padahal penting untuk tahu cash-flow keuangan dan hal lainnya.

“Pelaku UMKM sering menganggap biaya makan, rokok, bensin waktu mengantar barang tidak perlu dicatat. Padahal itu pengeluaran terkait kegiatan bisnis,” jelas Business Development Manager, Tri Wahyu Budi Setiawan S.IP, Kamis (3/6/2021) pada Pelatihan Dasar Kewirausahaan yang diselenggarakan FISIP Universitas Brawijaya (UB) Malang, secara daring dan diikuti 187 peserta.

Lebih jauh Tri Wahyu mengemukakan, saat belum berkembang, pemilik UMKM harus menjadi “karyawan” atau CEO. Dia harus hanya menerima gaji yang dipotong tiap bulan. Kalau tidak dikontrol begitu, UMKM baru itu akan kesulitan.

Baca Juga
Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Berita

JANGAN TAKUT MEMULAI

Sementara itu, pembicara berikutnya, owner Mimi Apple Pie Malang, Nisrina Yola Amalia, S.I.Kom yang juga mahasiswa Pasca Sarjana Unair tersebut mengatakan tidak perlu takut memulai berusaha asal dengan perhitungan.

Yola menjelaskan, untuk mulai berusaha, pilihlah usaha yang disukai, rencanakan usaha yang akan dilakukan.

Baca Juga
12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

Berita

Lulusan Jurusan Komunikasi FISIP UB angkatan 2014 itu mengemukakan, bisa dimulai dengan membuat analisis SWOT dari usaha yang akan dilakukan.

“Kemudian siapkan nama yang menarik, berbeda dengan pesaing, mudah diingat dan diucapkan, serta terkait dengan produk,” jelasnya.

Hal yang tidak kalah penting bagi pemula menurut Yola pengusaha pemula terkait pemasaran dan menjaga kualitas.

Baca Juga
Korban Terpeleset di Sungai Ratusan Warga Kaliputih Antar ke TPU

Korban Terpeleset di Sungai Ratusan Warga Kaliputih Antar ke TPU

Berita

“Banyak usaha yang awalnya baik. Setelah ramai dan dikenal kualitas justru tidak dijaga dan menurun. Hal itu harus dihindari,” terangnya memungkasi. (Had)

AD 728x90 — Landscape
E

Ditulis oleh

Edo Rabmadhani

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.