Langsung ke konten
Berita

Dusun Ngandat Kidul Kota Batu, Simbol Rukun Damai dan Kebhinekaan yang Terjaga

2 menit baca
53x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Dusun Ngandat Kidul Kota Batu, Simbol Rukun Damai dan Kebhinekaan yang Terjaga

MALANG NEWS – Di Malang Raya tepatnya Dusun Ngandat Kidul, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota…

MALANG NEWS – Di Malang Raya tepatnya Dusun Ngandat Kidul, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, kerukunan umat agama Budha, Islam, Kristen dan Hindu, terjalin budaya toleransi yang lestari sejak dahulu kala.

Kita bisa menjumpai barometer miniatur ke Bhineka Tunggal Ika an yang benar-benar hidup dan terjadi pada sepanjang tahun, setiap hari, detik demi detik di Kampung Ngandat Kidul, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur.

“Saya pernah tinggal selama beberapa bulan dan masih sering berkunjung kesana sampai hari ini. Setiap hati, pikiran, perilaku dan tindakan warga kampung Ngandat Kidul, menempatkan cinta kasih kemanusiaan sebagai persamaan pengikat kehidupan sosialnya. Bukan menonjolkan perbedaan ataupun suatu hal yang dibuat-buat. Suasana rukun damai kental disini,” tegas Inisiator Komunitas Jelajah Kampung  Muhamnad Anwar, Kamis (27/5/2021).

Baca Juga
Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Berita

Menurutnta, kehidupan yang rukun, cinta kasih, toleran, pluralitas disini telah berjalan secara alami dan dirawat secara terus menerus sejak beberapa generasi lampau.

“Wujud sederhananya, kita bisa menjumpai Hari Raya setiap agama berjalan dengan semarak dan meriah di Ngandat Kidul Mojorejo ini. Kalau Waisak, ya warga yang selain umat Budha akan anjangsana ke tetangga yang beragama Budha memberi ucapan selamat dan mertamu,” tutur dia.

Meski begitu, lanjut dia, ada penganan selayaknya hari raya umat Islam dan Kristen.

Baca Juga
12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

Berita

“Begitu sebaliknya. Disini pun, tempat pemakaman antar umat tidak dipisah. Kita bisa lihat nisan model Islam, Salib, Stupa yang berjajar,” pungkasnya. (Had)

AD 728x90 — Landscape
E

Ditulis oleh

Edo Rabmadhani

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.